Posisi caretaker Pelatih Persib Robby Darwis menjadi sorotan usai kekalahan kandang pertama Persib di ajang Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 atas Persiba dengan skor 2-3, Minggu (15/4/2012).
Bintang Persib era 90-an itu pun mengaku pasrah. Dirinya siap menerima keputusan apa pun yang dijatuhkan jajaran manajemen PT PBB, termasuk penurunan posisi dari pelatih kepala dan kembali menjadi asisten pelatih.
"Saya pasrah dan saya serahkan semua keputusan kepada jajaran manajemen. Mereka yang berhak memutuskan nasib saya seperti apa. Jika kekalahan ini membuat saya harus berhenti jadi pelatih kepala. Tidak apa-apa, karena memang jabatan yang saya pegang saat ini sifatnya hanya sementara," ungkap Robby.
Robby berharap, manajemen tim segera memutuskan siapa sosok pelatih yang akan didatangkan nanti. Dengan begitu, program-program tim akan lebih terarah dan fokus. Robby optimistis dengan potensi pemain yang dimiliki Maung Bandung saat ini, bisa berbicara lebih di pentas sepak bola tertinggi Tanah Air.
"Keinginan saya memang secepatnya lebih bagus. Jangan seperti sekarang. Kalau memang ingin mencari pelatih, saya sangat mendukung. Ini agar program menjadi jelas untuk tim. Saya optimistis dengan potensi yang ada di tim kita. Semua bisa, kalau kita memang ingin maju dan punya keyakinan penuh," tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar