Jumat, 20 April 2012

Gaya Kepelatihan Robby Darwis Dapat Pujian


Gaya kepelatihan Robby Darwis dalam menukangi Persib Bandung menuai respon positif dari mantan pemain Yudi Guntara.
Yudi mengatakan, naiknya Robby Darwis (RD ) sebagai pelatih kepala memberikan efek positif pada strategi permainan Maman Abdurahman dkk. Menurutnya, Robby memberikan rasa berbeda dalam permainan Maung Bandung.
"Robby bagus. Dia memberikan gaya yang berbeda dalam tim. Ini harus kita apresiasi. Kita bisa lihat, permainan Persib sudah lebih baik. Walaupun lawan Persiba kemarin kalah. Hanya perlu diasah lagi, karena banyaknya pemain baru yang masuk, butuh adaptasi lebih," ujarnya saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (20/4) malam.
Lanjut Yudi, jika RD mampu memaksimalkan potensi pemain yang ada saat ini, bukan tidak mungkin Maung Bandung kembali menggigit.
"Jika Robby bisa menemukan formula khusus dalam meracik tim, saya pikir Persib akan lebih kuat. Mudah-mudahan dia bisa memberikan dampak positif dalam tim Persib," tandasnya.

Abanda Lega Dengan Jadwal Tanding di Lamongan


Cuaca panas Lamongan bisa mempengaruhi kondisi fisik dan stamina pemain. Namun bek Persib Abanda Herman merasa lega karena pertandingan di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (21/5) digelar malam hari, pukul 18.30 WIB.
"Cuaca di sini memang panas. Tapi kalau sudah malam biasa saja, tidak terlalu panas. Kami sedikit diuntungkan, karena pertandingan di malam hari. Jadi, tenaga kami tidak terkuras lebih banyak daripada main siang hari," ujar Abanda.
Dia berharap dengan keuntungan tersebut, permainan tim dapat lebih fokus. Sebab, jika bermain dalam cuaca panas, akan banyak faktor yang akan mempengaruhi permainan tim, salah satunya adalah kontrol emosi tidak akan stabil.
"Tentu akan berpengaruh. Kalau panas, kontrol emosi lebih sulit. Selain itu, konsentrasi juga dapat terganggu. Mudah-mudahan, dengan bertanding malam hari. Kita bisa lebih tenang, dalam menghadapi permainan Persela," ungkapnya.
Abanda meyakini, skuad besutan Robby Darwis mampu membungkam Laskar Joko Tingkir -julukan Persela, dengan keuntungan tersebut. Dengan persiapan tim yang matang, dia berharap Maung Bandung mampu memetik poin maksimal dalam laga nanti, demi menjaga peluang menembus papan atas klasemen Indonesian Super League musim ini.
"Saya berharap, jadwal ini dapat menambah keuntungan di pihak kita. Mudah-mudahan besok (hari ini-red) kita bisa memenangkan pertandingan. Apalagi kita harus mendapatkan poin, untuk memperbaiki posisi kita di klasemen. Kita harus berjuang maksimal, agar target kita bisa tercapai," tutupnya.

Abanda Tak Mau Persib Menanggung Malu Lagi


Jelang laga di kandang Persela Lamongan, Sabtu (21/4), bek Persib Abanda Herman tak ingin lagi menanggung malu, pulang tanpa satu poin pun. Dia siap membendung serangan Laskar Joko Tingkir -julukan Persela.
Pascakekalahan dari Persiba 2-3, Minggu (15/4) lalu, pertahanan Maung Bandung menjadi sorotan. Tiga gol yang bersarang ke gawang Cecep Supriatna, adalah bukti keroposnya lini belakang yang digawangi Maman Abdurahman cs.
Di Stadion Surajaya Lamongan, ketangguhan para defender Persib kembali diuji. Mereka harus mampu mengembalikan kepercayaan bobotoh yang sempat kecewa, karena tak mampu menghentikan pergerakan satu gelandang lincah Persiba Asri Akbar.
Tiga gol yang bersarang ke jala Cecep, tentu tidak diharapkan lagi oleh pasukan Robby Darwis dalam laga kali ini. Barisan pertahanan Maung Bandung harus mampu membendung serangan tuan rumah, demi tiga poin sebagai pengganti atas kekalahan lalu.
"Kondisi saya siap untuk pertandingan besok (hari ini). Tidak ada penjagaan khusus yang kita lakukan terhadap pemain Persela. Karena pemain mereka semua berbahaya dan wajib kita waspadai. Mudah-mudahan kita bisa bermain bagus dan berusaha maksimal untuk mendapatkan poin dari Persela," ujar Abanda kepada wartawan di Hotel Equator, Surabaya, Jumat (20/4).
Amunisi asing asal Kamerun ini berharap, dalam laga malam nanti, rekan satu timnya bisa bahu-membahu membantu pertahanan. Dia mengungkapkan, kesalahan atas kekalahan Persib dari Persiba beberapa waktu lalu, tidak lagi terulang dalam pertandingan kali ini.
"Mudah-mudahan kita bisa kerja sama dan kompak untuk menjaga pertahanan. Jangan sampai terjadi kesalahan, seperti pertandingan lalu. Saya berharap, besok (hari ini) kita bisa bermain bagus. Karena target kita ke sini, untuk mencuri poin," ungkapnya.
Persela sudah membuktikan ketangguhannya dengan menahan imbang Persib 1-1 di Stadion si Jalak Harupat pada putaran pertama Indonesia Super Legue (ISL) 2011/2012 lalu. Abanda tetap optimistis, Maung Bandung mampu mencuri poin maksimal, ketika menghadapi skuad besutan Miroslav Janu.
"Saya pikir, semua pemain sudah siap untuk pertandingan. Saya yakin, kita bisa mendapatkan poin sesuai apa yang kita harapkan. Tetapi itu tidak akan terjadi jika kita tidak bisa bermain efektif dan kompak. Saya berharap, besok teman-teman dapat menjalankan tugasnya dengan baik," harapnya.

Ceroboh, Maman-Abanda Harus Diberi Peringatan


Kekalahan atas Persiba Balikpapan beberapa waktu lalu, menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak termasuk mantan pemain Persib Bandung, Yudi Guntara. Yudi Guntara menyoroti kinerja duo stopper andalan Pelatih Robby Darwis, Maman Abdurahman dan Abanda Herman.

Yudi mengatakan, dalam lawatan Maung Bandung ke markas Laskar Joko Tingkir (julukan Persela Lamongan), Maman dan Abanda patut menjaga konsentrasi selama 90 menit jika ingin pulang membawa poin.

"Kalau saya boleh kasih saran, Robby harus memberikan warning (peringatan) kepada dua pemain belakang, Abanda dan Maman. Mereka berdua sering kehilangan konsentrasi," katanya.
"Coba kita lihat waktu lawan Persiba. Selisih waktu saat mencetak gol dan kebobolan, tidak sampai setengah menit. Itu artinya ada masalah dengan konsentrasi pemain belakang. Ini harus menjadi perhatian buat Robby, atas kecerobohan dua pemain tersebut," ujar Yudi saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (20/4/2012).

Mengenai peluang Maman dkk mencuri poin di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (21/4/2012) malam, Yudi mengatakan peluang selalu terbuka untuk Persib. Apalagi menurutnya, sudah banyak perubahan dalam permainan tim saat ini.

"Sejak dipegang Robby, sudah ada warna dalam permainan tim. Persib jadi punya gaya. Mudah-mudahan dengan perubahan ini, Persib mampu mengatasi Persela. Tinggal mental bertanding saja yang diperbaiki," ucapnya.

Terkait duo penyerang anyar Noh Alam Shah dan Marcio Souza, Yudi mengatakan, kedua legiun asing tersebut harus meningkatkan kerja sama untuk mempertajam daya gedor lini depan Maung Bandung. Dia berharap, Along dan Souza dapat memberikan kontribusi positif demi kemenangan tim.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran Along dan Souza, lini depan Persib lebih baik. Dalam dua pertandingan terakhir lalu, saya pikir keduanya tinggal meningkatkan kerja sama lagi. Soalnya kalau saya lihat, di antara keduanya belum ada titik temu. Mudah-mudahan lawan Persela besok (hari ini), permainan mereka sudah menyatu dengan tim," tutupnya.

Wah Kiper Persela Sangat Paham Kekuatan Persib

Dua kekuatan baru di lini depan Persib Noh Alam Shah dan Marcio Souza menjadi perhatian kiper Persela Lamongan Choirul Huda jelang pertemuan keduanya, di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (21/4/2012).

"Saya mewaspadai dua striker terbaru Persib, Along dan Souza. Mereka striker bagus. Ditambah lagi Radovic punya tendangan bebas yang bagus," kata Huda kepada wartawan di Lamongan, Jumat (20/4/2012).

Pemain dengan tinggi 181 cm itu menilai, bila tim yang akan dihadapinya nanti, merupakan tim bagus. Dia juga mengatakan, Maung Bandung bermaterikan pemain-pemain bintang. Bahkan menurutnya, dengan materi seperti itu, Maman Abdurahman cs sudah seharusnya berada papan atas.

"Persib adalah tim bagus, karena mereka penuh dengan pemain-pemain bintang. Posisi mereka kalau menurut saya harusnya di atas, apalagi datangnya dua penyerang baru seperti Along dan Souza," ujarnya.

Meski begitu, Huda mempunyai keyakinan bila pada laga nanti, pelatih kepala Miroslav Janu sudah mempunyai strategi khusus untuk meredam tim besar seperti Persib. "Tim kita sudah siap untuk meredam strategi Persib saat laga besok (hari ini). Insya Allah bisa," ucapnya.

Senada dengan Huda, bomber sekaligus motor serangan Persela, Gutavo Fabian Lopez, optimistis timnya mendapatkan poin penuh dari Maung Bandung. Apalagi Persela bermain di kandang sendiri.

"Kita optimistis, kita main di rumah harus menang. Kita tidak konsentrasi pada nama besar yang disandang Persib, tapi kita fokus ke pertandingan," kata Gustavo seusai uji coba lapang di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (20/4/2012).

Pelatih Persela Sudah Tahu Kelemahan Persib

Pelatih Persela Lamongan Miroslav Janu mengaku akan mewaspadai permainan Maung Bandung, terutama duo legiun asing yang baru saja direkrut pada jendela transfer kedua musim ini, Noh Alam Shah dan Marcio Souza.

"Kita tahu semua pemain mereka dan kualitas mereka seperti apa. Kita respek dengan mereka. Kami akan mewapadai permainan mereka, terutama Souza dan Along (sapaan Noh Alam Shah). Mereka berdua ketajaman yang bagus di lini depan," ujar Miroslav Janu kepada wartawan usai menggelar sesi latihan di Stadion Surajaya, Jumat (20/4/2012).

"Kita harus menang dalam pertandingan ini. Kita kalah dari Persiwa kemarin. Kali ini kita tidak boleh kalah lagi," lanjutnya.

Janu menambahkan, jika timnya sudah mengetahui kelemahan Maman Abdurahman dkk, berdasarkan rekaman pertandingan dua pertandingan. Ia berharap, timnya mampu meredam permainan Persib demi mempertahankan tiga poin kandang

"Kita nonton permainan mereka dua kali, waktu lawan Gresik dan Persiba. Kita sudah kantongi kelemahan dan kekuatan mereka. Saya berharap, besok kita dapat mengatasi permainan Persib," tandasnya.

Tampil Menyerang, Persib Siap Curi Gol

Menghadapi tuan rumah Persela, Persib bertekad untuk mencuri gol terlebih dahulu. Untuk itu, Pelatih Kepala Robby Darwis (RD) Akan menerapkan taktik offensif.

Kembalinya Marcio Souza dan Noh Alam Shah dalam sesi ujicoba lapangan membuat komposisi tim lengkap. Belum lagi dengan kembalinya sang Jenderal Lapangan Miljan Radovis dan bek kanan Zulkifli Syukur. RD pun berharap, Maman Abdurahman dkk mampu menerapkan skema permainan lebih baik demi target poin yang diusung.

"Walaupun tandang, kita tetap main ofensif. Kita harus cetak gol lebih dulu, untuk mempengaruhi sisi psikologis mereka. Pokoknya jangan sampai kita kebobolan duluan.

Saya minta kepada pemain, untuk bekerja sama. Ketika semua menyerang, semua ikut menyerang. Tetapi saat diserang, semua harus turun membantu pertahanan. Mudah-mudahan

besok semuanya bisa berjalan efektif," ujar RD usai menggelar uji coba lapangan Stadion Surajaya, Jumat (20/4/2012).

Meski memiliki pemain yang lengkap, Robby pun akan tetap melakukan rotasi pemain. Pemain yang akan diturunkan tergantung dengan adanya perubahan yang terjadi di lapangan.

"Mungkin akan ada rotasi. Karena kita belum tahu nanti di lapangan seperti apa. Lagipula, ada dua pertandingan tandang yang akan kita hadapi. Kalau ada yang tidak

sanggup bermain selama 90 menit, ya kita ganti sesuai kebutuhan," jelasnya.
Gelandang Persib Robbie Mark Gaspar berambisi mengobati rasa ketidakpuasan bobotoh saat timnya mendapatkan hasil buruk pada laga kandang melawan Persiba Balikpapan, Minggu (15/4/2012) lalu. Kemenangan atas Laskar Joko Tingkir (julukan Persela), diyakini Gaspar akan mengobati kekecewaan bobotoh.

"Kita harus kerja keras untuk memenangi pertandingan ini. Dengan berbekal itu, saya yakin Persib bisa mencuri poin," kata Gaspar kepada wartawan saat ditemui di Hotel Equator, Surabaya, Jumat (20/4/2012).

Meski begitu, Gaspar tetap mewaspadai setiap pemain tim asuhan Miroslav Janu itu. Dia yakin, motivasi anak-anak Lamongan akan memuncak, apalagi mereka bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

"Saya harus waspada semua pemain Persela. Mereka pasti akan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan poin, setelah di pertandingan sebelumnya Persela kehilangan poin dari Persipura. Mereka pasti ingin memenangkan pertandingan. Motivasi mereka lebih tinggi," ucapnya.

Kalah di Lamongan, RD Tak Langsung Dipecat

Jika gagal meraih meraih kemenangan di laga perdana tur Jatim menghadapi Persela, Sabtu (21/4/2012), Manajer Persib Umuh Muchtar belum bisa menentukan posisi pelatih kepala Robby Darwis (RD).

Umuh mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja tim maupun pelatih kepala Robby Darwis berdasarkan dua laga tandang tur Jatim kali ini.

"Kita belum tahu jika Robby gagal akan seperti apa. Nanti kalau hasilnya kurang memuaskan, mungkin ada evaluasi buat tim. Tetapi mudah-mudahan itu tidak terjadi. Karena saya berharap Persib bisa bawa pulang poin dari tur Jatim ini," tegas Umuh saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (20/4/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, Robby Darwis diberi target untuk meraih poin penuh pada laga tur Jatim. Laga tur Jatim menghadapi Persela Lamongan, Sabtu (21/4/2012), dan Arema Indonesia pada Rabu (25/4/2012), merupakan ujian pertama sebagai pelatih kepala Persib Bandung.

Gaspar Siap Gantikan Peran Hariono


Absennya Hariono yang masih dibalut cedera, diakui pemain asal Australia Robbie Mark Gaspar sedikit memengaruhi lini tengah Maung Bandung.
Namun, jika dia dipercaya pelatih Robby Darwis turun di laga malam nanti, Gaspar siap menutupi celah yang ditinggalkan Hariono dengan permainan terbaiknya.

"Jika saya dipercaya pelatih, tentu saya akan bermain maksimal. Memang biasanya saya duet dengan dia (Hariono). Tapi tanpa dia, saya dan tim harus tetap bermain semaksimal mungkin," tegas Gaspar kepada wartawan saat ditemui di Hotel Equator, Surabaya, Jumat (20/4/2012).

Seperti diketahui, Hariono mengalami cedera bahu saat Persib bertanding menghadapi Gresik United di laga penutup putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Hariono pun harus naik ke meja operasi dan istirahat di beberapa laga Persib di putaran dua ISL 2011/2012.

Selasa, 17 April 2012

Persib Latihan di Lapangan Tergenang Banjir

Usai hujan deras yang mengguyur kota Bandung, membuat lapangan Stadion Siliwangi Bandung tergenang air di beberapa bagian. Meski demikian, skuad Persib tetap menjalani latihan sore, Selasa (17/4/2012).

Dari pantauan INILAH.COM, hujan deras tersebut membuat lapangan Stadion Siliwangi tergenang air di beberapa bagian. Namun para pemain tetap antusias menjalani latihan yang dipimpin caretaker Pelatih Persib Robby Darwis. Para pemain melakukan latihan ringan dikarenakan alur bola yang tidak berjalan akibat tersendat genangan air.

Persib dijadwalkan akan menjalani tur Jawa Timur menghadapi dua mantan tim Marcio souza yang kini berkostum Persib Bandung. Yakni menhadapai Persela, Sabtu (21/4/2012) dah dijamu Arema Indonesia, Rabu (25/4/2012).

Tim ISL Tak Akan Serahkan Pemain ke Timnas


Ketua Umum PSSI Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Ancol, La Nyalla Mahmud Mattalitti, buka suara terkait upaya PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin yang memanggil pemain-pemain dari klub Indonesia Super League (ISL), untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia, baik itu senior maupun U-23.
Dalam pernyataan terbukanya Selasa (16/4/2012) malam, Nyalla menilai upaya Djohar memanggil pemain ISL untuk memperkuat Timnas tidak akan mendapat respon.
"Sebab, seluruh Klub ISL, yang merupakan peserta dan pemilik suara dalam KLB telah memilih Ketua Umum PSSI yang baru," tulisnya.
Ia menambahkan, seluruh klub ISL akan menyerahkan pemain terbaiknya ke Timnas yang ia bentuk, dengan pelatih Alfred Riedl.
"Jadi tidak ada alasan bagi Djohar Arifin untuk memanggil para pemain ISL, yang beberapa waktu yang lalu dikatakan tidak perlu bermain di Timnas karena sudah terkontaminasi dengan pola bermain sepakbola lama dan gaya mafia," katanya.

Persib U-21 Gelar Pemusatan Latihan di Subang


Tim Persib U-21 melakukan pemusatan latihan (TC) di Subang selama delapan hari untuk meningkatkan fisik pemain.

Rombongan pasukan Mustika Hadi ini berangkat ke Subang pada Senin (16/4/2012) pagi dan kembali ke Bandung Senin (23/4/2012). Jumlah pemain yang mengikuti pemusatan latihan sebanyak 22 orang.
Namun empat pemain, yakni Abdul Aziz, M Real Pradipta, Arif Purnama, dan Teguh Maulana baru bisa bergabung pada Kamis (19/4/2012) karena tengah mengikuti Ujian Nasional (UN). Selama di Subang, mereka akan berlatih di Lapangan Cibalora.

Mustika Hadi mengatakan pemilihan Subang ini karena dirinya membutuhkan daerah panas dan lapangan yang siap pakai pada saat hujan maupun kering.

"Setelah melakukan evaluasi pada putaran pertama penyisihan, fisik pemain masih menjadi kendala. Karena itu, kita akan tingkatkan dalam persiapan menghadapi putaran kedua ini," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Persib.

Selama di Subang Erwin Ramdhani dkk akan menjalani latihan berat sehari dua kali, pagi dan sore. Mereka akan menjalani variasi latihan sehingga dalam kondisi siap tempur pada putaran kedua penyisihan untuk menentukan tim yang lolos ke babak 10 Besar.

"Di Subang tak memiliki kendala soal lapangan. Hujan atau tidak, bisa dipakai. Berbeda dengan di Bandung, setiap hari harus mencari lapangan kosong untuk latihan berikutnya," ujarnya.

Berikut pemain yang menjalani TC di Subang:

1. Rizky Bagja
2. Zega Pranata
3. Suparta Dinata
4. Juned Nur Cahyo
5. Asep Amung
6. Agil Purnomo
7. Asep Nur Hidayat
8. Agung Nur Achmad
9. Suhandi
10. Wahyudin
11. Ganjar Nur Ahmad
12. Hendra Purnama
13. Dippi Yogaswara
14. Erwin Ramdani
15. Ega Prima
16. Sandi
17. Sahal
18. Regi

Susan Nudy, Tak Mau Persib Kalah Lagi di Kandang

Kekalahan 2-3 Persib Bandung atas Persiba Balikpapan, Minggu (15/4/2012) lalu, tentunya membuat hati para bobotoh sedikit kecewa. Target awal menyapu bersih laga kandang, ternyata kandas di tangan tim Beruang Madu (julukan Persiba).

Begitu juga diungkapkan bobotoh girl Susan Nudy. Wanita kelahiran Bandung 18 Agustus 1983 ini mengaku sedih karena Persib kalah untuk pertama kalinya di kandang sepanjang perhelatan Indonesia Super League (ISL) musim ini.

"Tentu saja saya sedih. Persib kan belum pernah kalah di kandang musim ini. Tapi, kemarin kok bisa kalah begitu. Mungkin, Persib cuma kurang beruntung saja," tutur gadis yang akrab disapa Susan ini saat ditemui INILAH.COM, Senin (16/4/2012).

Susan memang selalu mengikuti perkembangan Maung Bandung setiap musimnya. Menonton langsung ke stadion, bukan barang asing baginya. Terlebih, dia juga pernah menjalin asmara dengan salah satu mantan pemain Persib Cucu Hidayat, semasa masih memperkuat Persib musim 2006.

"Saya dulu sering nonton ke stadion. Sejak kecil saya selalu diajak ayah untuk menonton langsung. Sampai akhirnya, saya pernah ada hubungan spesial dengan salah satu pemain Persib dulu. Itu membuat saya makin getol ke stadion. Walaupun sekarang sudah tidak berhubungan lagi, itu tidak pengaruh, karena saya sudah suka Persib sejak kecil," lanjutnya.

Gadis penyuka golf itu berharap, untuk pertandingan selanjutnya Persib bisa terus memperbaiki performanya. Dirinya tentu tidak ingin Maman Abdurahman dan kawan-kawan kembali menelan kekalahan, apalagi di kandang. Dia sangat berharap agar bobotoh terus memberikan dukungan yang positif di kala Maung Bandung tidak dalam performa terbaiknya.

"Saya yakin, ke depannya Persib bisa memperbaiki permainan. Saya nggak mau kalau Persib sampai kalah lagi, apalagi kalah di kandang. Terus buat para bobotoh, jangan menekan Persib karena mereka kalah. Justru sebagai bobotoh yang baik, harus memberikan dukungan moral yang positif supaya Persib mampu bangkit kembali," tegas Susan.

Along: Persib Cuma Memiliki Nama Besar

Penyerang Persib Noh Alam Shah menilai kekalahan 2-3 yang dialami Persib Bandung atas Persiba Balikpapan, di Stadion Siliwangi, Minggu (15/4/2012) lalu, karena belum padunya permainan seluruh anggota tim.

Along (sapaan Noh Alam Shah) mengatakan, kekalahan tersebut diakibatkan tidak adanya pengertian sesama pemain dalam sebuah tim. Ia menilai, rekan satu timnya belum mampu menjaga kekompakan dalam menyerang dan bertahan.

"Saya pikir, tim ini belum ada pengertian terhadap sesama pemain. Tidak ada kerjasama dalam tim ini, dalam bermain. Kita memang punya banyak pemain bagus, tetapi kita tidak ada pengertian," ungkap Along saat dihubungiINILAH.COM, Senin (16/4/2012).

Ia menambahkan, kekalahan atas Persiba Minggu lalu adalah harga yang pantas bagi Persib, karena tidak bermain dengan baik. "Saya pikir, kita pantas kalah dari Persiba. Mereka jauh lebih bagus daripada kita. Kita kalah semuanya dari Persiba. Wajar saja kalau kita tidak bisa memenangkan pertandingan tersebut," jelasnya.

Lanjut Along, Maung Bandung hanya memiliki nama besar tetapi minim motivasi untuk menang. Dia pun berani menilai, jika kesepahaman dan kekompakan pemain tidak ada sama sekali dalam tim Persib.

"Persib cuma punya nama besar. Nama Persib oke. Tetapi kesepahaman diantara pemain belum ada. Kekompakan dan pengertian di lapangan tidak ada," pungkasnya.

Inilah Data Diri Lengkap Alfred Riedl

Nama Alfred Riedl sudah tidak asing didengar di telinga penikmat sepakbola tanah air. Pelatih asal Austria ini sempat menjadi pelatih timnas Indonesia di laga Pra Piala Dunia 2014.

Inilah Biodata Alfred Riedl (dari berbagai sumber)

Nama : Alfred Riedl
Lahir : Wina, Austria, 2 November 1949 (umur 62)
Tinggi : 1,84 m
Posisi bermain : striker

Karier Pemain :
1967-1972 Austria Wien
1972-1974 Sint-Truiden
1974-1976 FC Antwerp
1976-1980 Standard Liege
1980 FC Metz
1981-1982 Grazer AK
1982-1984 Wiener Sportclub
1984-1985 VfB Modling

Karier Timnas :
1975-1978 Austria

Karier Pelatih
1990-1991 Austria
1993-1994 Olympique Khouribga
1994-1995 Al-Zamalek
1997-1998 Liechtenstein
1998-2001 Vietnam
2001-2003 Al Salmiya
2003-2004 Vietnam
2004-2005 Palestina
2005-2007 Vietnam
2008-2009 Xi Mang Hai Phong FC
2009-2010 Laos
2010-2011 Indonesia & Indonesia U-23
2011- Laos (Direktur Teknis).

Gelar (sebagai pemain) :
1969, 1970 Austrian Football Bundesliga
1971, 1981 Austrian Cup

Gelar Pribadi :
1972 Austrian Bundesliga Top Goalscorer
1973, 1975 Jupiler League top scorer (Liga Belgia).

Along: Cetak Gol Butuh Pengertian Semua Pemain

Saat bertandang ke markas Persela Lamongan 21 April mendatang, Noh Alam Shah berharap bisa menciptakan gol bagi tim Persib Bandung. Terlebih, hingga dua laga terakhirnya bersama Persib, Along sama sekali belum melesakkan satu gol pun bagi timnya.

"Siapa yang tidak ingin mencetak gol. Saya pun berharap bisa mencetak gol untuk tim ini. Tidak ada pemain yang tidak mau mencetak gol, apalagi kalau itu bisa memberikan kemenangan bagi timnya," ujar Along (sapaan akrab Noh Alam Shah) saat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/4/2012).

Meski demikian, Pemilik nomor punggung 12 ini mengakui tidak mudah baginya untuk mencetak gol jika tidak ada dukungan penuh dari timnya.

"Tapi mencetak gol itu tidak gampang. Butuh pengertian dari seluruh pemain. Butuh kerjasama dan dukungan dari seluruh pemain," kata Along.

Sedangkan mengenai persiapan pribadi, Along mengatakan bahwa dirinya selalu siap untuk memberikan kontribusi kepada tim. Menurutnya jika masih ada kekurangan, itu karena kondisi internal tim yang kurang.

"Persiapan saya bagus. Saya percaya, kalau saya pasti bisa memberikan yang terbaik. Kalau ada kekurangan, itu semua tergantung tim. Karena pasti ada sesuatu, kenapa kita tidak bermain dengan maksimal," pungkasnya.

Turun Jabatan, Robby Darwis Pasrah

Posisi caretaker Pelatih Persib Robby Darwis menjadi sorotan usai kekalahan kandang pertama Persib di ajang Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 atas Persiba dengan skor 2-3, Minggu (15/4/2012).

Bintang Persib era 90-an itu pun mengaku pasrah. Dirinya siap menerima keputusan apa pun yang dijatuhkan jajaran manajemen PT PBB, termasuk penurunan posisi dari pelatih kepala dan kembali menjadi asisten pelatih.

"Saya pasrah dan saya serahkan semua keputusan kepada jajaran manajemen. Mereka yang berhak memutuskan nasib saya seperti apa. Jika kekalahan ini membuat saya harus berhenti jadi pelatih kepala. Tidak apa-apa, karena memang jabatan yang saya pegang saat ini sifatnya hanya sementara," ungkap Robby.

Robby berharap, manajemen tim segera memutuskan siapa sosok pelatih yang akan didatangkan nanti. Dengan begitu, program-program tim akan lebih terarah dan fokus. Robby optimistis dengan potensi pemain yang dimiliki Maung Bandung saat ini, bisa berbicara lebih di pentas sepak bola tertinggi Tanah Air.

"Keinginan saya memang secepatnya lebih bagus. Jangan seperti sekarang. Kalau memang ingin mencari pelatih, saya sangat mendukung. Ini agar program menjadi jelas untuk tim. Saya optimistis dengan potensi yang ada di tim kita. Semua bisa, kalau kita memang ingin maju dan punya keyakinan penuh," tukasnya.

Datang ke Bandung, Alfred Riedl Tangani Persib?


PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tertarik merekrut pelatih Alfred Riedl. Dia diproyeksikan menangani tim Persib di sisa putaran dua Indonesia Super League (ISL) musim ini.

Sebelumnya, manajemen tim Persib menjanjikan, segera mengumumkan sosok pelatih kepala yang akan membesut Maman Abdurahman cs, setelah dua laga kandang melawan Gresik United, Rabu (11/4/2012) dan Persiba Balikpapan, Minggu (15/4/2012).

Ditanya soal peluang Alferd Riedl menukangi Maung Bandung, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono menyambut usulan tersebut. Dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan pelatih asal Austria tersebut direkrut Persib.
Apalagi, lanjutnya, Riedl sudah datang ke Bandung. Namun pria yang berprofesi sebagai pengacara ini, enggan mengatakan maksud kedatangan mantan pelatih Timnas Indonesia di ajang AFF CUP 2010 itu.

"Soal Alfred Riedl, kemarin kan dia sudah hadir (datang ke Bandung). Mungkin bisa jadi dia yang kami pilih. Doakan saja semuanya berjalan lancar," tukas Kuswara saat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/4/2012).

3 Hari ke Depan, Nasib Roby Dibahas PT PBB

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono mengatakan, masa depan Robby Darwis sejauh ini belum diputuskan akan diangkat jadi pelatih kepala Persib atau mendatangkan sosok arsitek baru.

Kuswara beserta jajaran petinggi PT PBB akan segera membahasnya. Keputusan akan diambil sebelum Maman Abdurahman cs bertolak menuju Surabaya untuk melakoni dua laga tandang melawan Persela Lamongan, Sabtu (21/4/2012) dan Arema Indonesia, Rabu (25/4/2012) mendatang.

"Kami akan segera melakukan koordinasi dengan orang-orang PT PBB, untuk menyikapi masalah pelatih. Hasilnya akan segera kami umumkan, saya ingin lebih cepat agar hasilnya baik. Pembahasan ini penting, karena Kamis (19/4/2012) ini, tim harus berangkat ke Lamongan," ujar Kuswara saat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/4/2012).

Hingga sejauh ini, lanjutnya, tim tetap solid di bawah asuhan Robby Darwis yang diangkat jadi Pelatih Kepala Persib untuk sementara waktu, hingga PT PBB mendatangkan pelatih anyar.

"Untuk sementara tim masih dipimpin oleh RD (Robby Darwis), Insya Allah hasilnya akan memuaskan. Soal kekalahan dari Persiba lalu, tentu akan menjadi bahan evaluasi dan pembicaraan kami nanti," jelasnya.

Along: Persib Masih Punya Banyak Kelemahan

Kekalahan menyakitkan atas Persiba Balikpapan 2-3 di Stadion Siliwangi, Minggu (15/4/2012), menyimpan kepedihan bagi penyerang anyar Persib Bandung asal Singapura, Noh Alam Shah.

Mantan pilar Arema Indonesia ini mengaku jika Persib Bandung kalah taktik dan persiapan dari kubu Beruang Madu. Menurutnya, skuad besutan Peter Butler lebih matang ketimbang Persib dari segi permainan tim.

"Kita kalah jauh dari Persiba. Taktik dan persiapan kita memang bukan apa-apa, dibandingkan Persiba. Persiba jauh lebih matang daripada kita. Kalau seperti ini terus, sulit untuk kita untuk mendapatkan hasil lebih baik kedepan," ujar Along (sapaan akrab Noh Alam Shah) saat dihubungi INILAH.COM, Senin (16/4/2012).

Along melanjutkan, banyak kelemahan yang harus diperbaiki Persib jika ingin mendapatkan hasil lebih baik. Ia menilai, Maung Bandung masih belum mampu menemukan permainan terbaik hingga pertandingan kemarin. Ia berharap, kedepan Maung Bandung bisa memperbaiki kekurangan, untuk menghindari hasil menyakitkan seperti pertandingan lalu.

"Kita masih punya banyak kelemahan. Harus ada perubahan dalam tim ini. Saya pikir, kita tidak akan bisa berkembang lebih baik jika tidak ada perbaikan. Kita pasti selalu berusaha untuk bermain bagus, tapi kalau kelemahan tidak dihilangkan. Hasilnya pasti sama saja," tegasnya.