Sabtu, 14 April 2012

Lukas Tumbuan: Robby Harus Bisa Meramu Strategi yang Lebih Baik



MANTAN pemain Persib, Lukas Tumbuan mengatakan bahwa Caretaker Pelatih Persib, Robby Darwis harus bisa dengan cepat menyempurnakan transisi kursi kepelatihan yang terjadi sejak awal putaran kedua lalu.Menurutnya, kesempurnaan transisi inilah yang akan menjadi kunci keberhasilan Persib mengarungi sisa kompetisi, termasuk saat menjamu Persba Balikpapan, Minggu (15/4).
Transisi tongkat komando Skuad Persib Bandung dari Drago Mamic ke Robby Darwis, kata Lukas belum menunjukan perubahan yang signifikan. Dibawah asuhan Robby, Persib yang dihuni sederet pemain berkelas belum mampu menunjukan level permainan terbaik mereka. Menghadapi Persegres Gresik United, Rabu (11/4) lalu, anak asuh Robby hanya mampu menang  tipis 1-0.
Menurutnya, hal ini bisa disebabkan oleh faktor para pemain Persib yang belum mampu mencerna kepemimpinan dan insruksi yang diberikan Robby.
“Melihat dari lawan Gresik, saya kira Persib masih belum memperlihatkan kelasnya sebagi tim yang padu dalam permainan. Masih ada yang harus di benahi disana, apalagi dari segi tim work pun masih acak-acakan,” ungkap Lukas ketika dihubungi Persibholic.com. Sabtu (14/4).
"Transisi dari perpindahan Pelatih saya kira masih belum terlalu bisa di pahami oleh pemain. Tapi itu tidak apa-apa, ini menjadi ujian bagi Robby untuk bisa membawa Persib lebih baik,” lanjutnya.
Di atas kertas, Persib tentu berada diatas tamunya Persiba. Dari segi pemain, hampir bisa dikatakan bahwa amunisi yang dimiliki Persib lebih baik dari Persiba. Apalagi Persib akan bermain dengan dukungan penuh pendukungnya.
Tapi hal itu bukan merupakan satu-satunya hal yang akan menjadi kunci kemenagan bagi Persib dalam laga nanti. Kecerdasan Robby dalam meramu komposisi, strategi dan taktik lah yang justru bisa menjadi kunci kemenangan bagi Persib.
“Lawan Persiba harus ada perubahan yang bsia di tampilkan dari strategi yang akan dimainkan Robby," pungkasnya.

Tanpa Radovic, Lini Tengah Persib Tetap Unggul

Untuk memuluskan langkah pembalasan dendam dengan meraih kemenangan, mantan pemain dan pelatih Persib Risnandar Soendoro menyarankan Persib lebih memperkuat barisan lini tengah.

Meski kehilangan playmaker Miljan Radovic, pria berusia 64 tahun itu menyebut Persib tetap unggul di sektor tersebut. Dirinya mengaku tidak khawatir dengan kualitas pemain pengganti Radovic.

Risnandar mengungkapkan, kunci keberhasilan Persib ada pada kedisiplinan dan konsentrasi penuh selama pertandingan. Dalam waktu 2 x 45 menit, pemain Persib jangan sampai lepas konsentrasi dan disiplin dalam menjaga lawan.

"Yang penting Persib bisa full konsentrasi selama permainan berlangsung. Meskipun Radovic terkena kartu merah dan tidak bisa main. Saya rasa permainan Persib tidak akan terpengaruh. Disiplin tinggi adalah kuncinya. Siapapun pemainnya, asal mereka bisa disiplin, pasti bisa berhasil," tegas mantan striker Persib era ’60-an itu kepadaINILAH.COM, Sabtu (14/4/2012).

Seperti diketahui, playmaker Persib Miljan Radovic terpaksa harus duduk di bangku penonton untuk melihat rekan-rekannya bertarung menghadapi Persiba Balikpapan. Radovic mendapatkan hukuman larangan tampil bersama Persib Bandung setelah mendapatkan kartu merah saat berhadapan dengan Gresik United, Rabu (11/4/2012).

Tak Jadi Kapten, Motivasi Atep Tetap Berlipat

Ban kapten Persib saat menjamu Persiba Balikpapan mungkin tidak lagi berada lagi di lengan kanan gelandang Persib, Atep. Pasalnya, Maman Abdurahman yang menjabat kapten selama ini dipastikan kembali merumput.

Meski demikian, motivasi Atep tidak lancar kendur. Baginya, siapapun kapten Maung Bandung bukanlah persoalan besar. Atep rela tanggung jawab tersebut diberikan untuk pemain yang memang punya kapasitas lebih mumpuni.

"Itu bukan yang terpenting buat saya. Karena yang paling utama, kemenangan tim. Buat saya, siapapun kaptennya tidak jadi masalah. Karena kita disini sama-sama ingin memberikan kemenangan bagi tim. Mudah-mudahan, di pertandingan selanjutnya kita bisa menang lagi," ujar Atep kepada INILAH.COM, baru-baru ini.

Atep menjadi penyelamat Persib saat menjadi pencetak gol tunggal Persib ke gawang Gresik United di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (11/4/2012) lalu. Ternyata, ada faktor lain yang membuat Atep tampil trengginas.

Menjadi kapten tim Maung Bandung adalah motivasi tambahan untuk gelandang sayap berusia 26 tahun ini. Saat itu, dia dipercaya menggantikan Maman Abdurrahman menjadi pemimpin Persib di lapangan. Di mata Atep, dia merasa punya tanggung jawab lebih untuk mengantarkan Persib meraup poin penuh.

"Sebenarnya bukan soal ban kapten. Kalau mengenai motivasi lebih, di setiap pertandingan motivasi saya selalu tinggi untuk memenangkan pertandingan. Tetapi memang ada efeknya ketika menjadi kapten. Sebab, dengan adanya tanggung jawab tambahan, saya harus berusaha memotivasi tim untuk menang," pungkas Atep.

M Nasuha Dalam Dilema, Timnas atau Persib

Bek Persib Muhammad Nasuha dalam dilema. Dia dihadapkan kepada dua pilihan sulit. Antara mematuhi kebijakan klub atau mengikuti keinginannya membela timnas.

Kondisi ini terkait dengan keputusan PSSI yang akan memanggil pemain-pemain yang berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk memperkuat tim nasional. Nasuha merupakan salah satu penggawa timnas sejak 2010, sebelum akhirnya tidak dipanggil PSSI karena permasalahan dualisme kompetisi di tanah air. Nasuha telah tampil sebanyak 16 kali bersama timnas Indonesia dan menyumbangkan dua gol.

"Saya belum tahu. Saya serahkan semuanya kepada klub, karena semua keputusan ada di tangan klub. Kami sebagai pemain, hanya bisa menuruti keinginan klub. Kalau kata klub kami boleh main untuk timnas, ya kami akan tampil," ujar Nasuha.

Meski demikian, mantan bek sayap Persija Jakarta ini berharap adanya solusi yang tidak merugikan kedua belah pihak. Dia pun mengaku siap tampil jika jajaran manajemen Maung Bandung mengizinkannya tampil bersama tim timnas.

"Ya kalau ditanya, siapa sih yang tidak mau bermain untuk timnas. Termasuk saya. Saya juga ingin bermain untuk timnas, kalau tim mengizinkan saya main. Soal kesiapan, saya sudah siap untuk bermain buat timnas. Tapi kembali lagi, saya serahkan semuanya kepada tim. Apakah diperbolehkan main untuk timnas, atau tidak," tutupnya.

Selain M Nasuha, Persib memiliki dua penggawa lain yang kemungkinan besar akan dipaggil PSSL versi Djohar Arifin. Mereka yakni M Ilham, dan Zulkifli Syukur. Manajemen Persib Bandung sendiri menilai pemanggilan penggawanya ke timnas akan menjadi kerugian buat Persib jika tim lain ternyata tidak mengirimkan pemainnya.

"Ditinggal tiga pemain berat buat kita. Karena mereka sangat dibutuhkan tim ini. Kalau tim lain juga mengirimkan pemainnya, ya kita juga kirimkan. Kalau mereka tidak, kita juga tidak. Enak aja, mereka komplet tapi kita tidak," kata Manajer Persib Umuh Muchtar, Sabtu (14/4/2012).

'Kalahkan Pelita, Bukan Jaminan Kalahkan Persib'

Mantan pemain dan pelatih Persib Risnandar Soendoro berharap Pelatih Persib Robby Darwis bisa tetap konsisten dengan strateginya. Berani menurunkan pemain muda, menurut Risnandar, merupakan salah satu langkah positif yang harus tetap dipertahankan.

"Pertandingan lawan Gresik, dia (Robby Darwis) sudah bagus bisa menang. Saya rasa, dipertandingan selanjutnya Robby harus konsisten dalam menerapkan strategi. Dan konsisten dalam memasang pemain muda,” tutur Risnandar kepada INILAH.COM, Sabtu (14/4/2012).

Kemenangan Persiba atas Pelita Jaya, lanjut Risnandar, bukanlah tolok ukur tim Beruang Madu bakal mengulang kejayaannya dikandang Persib. Karena dia menilai Maung Bandung memilki kualitas yang berbeda dengan Pelita.

"Meskipun lawan yang akan dihadapi baru saja menang di kandang lawan. Tapi, itu buka menjadi satu jaminan jika mereka bisa menang di Bandung. Kita lihat dari segi kualitas. Persib punya kualitas satu strip di atas Pelita. Baik dari permainan, maupun dukungan penontonnya," tandas Risnandar.

Laga antara Persib kontra Persiba di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (15/4/2012), akan menjadi laga balas dendam skuad Persib. Mereka ingin balik mempermalukan Persiba Balikpapan setelah ditaklukkan 0-2 di stadion Persiba Balikpapan, 24 Maret lalu.

Pertarungan kedua kesebelasan diperkirakan berlangsung seru. Kedua tim dalam trend positif setelah menang di laga sebelumnya. Laga sendiri rencananya akan disiarkan langsung ANTV mulai pukul 18.00 WIB

Aldo Barreto Selalu Bersemangat Saat Lawan Persib

Striker Persiba Balikpapan Aldo Barreto mengaku sangat bersemangat bila berhadapan dengan Persib Bandung.

Musim ini, Aldo sudah mencetak gol ke gawang Persib dalam pertarungan di kandang Persiba beberapa waktu lalu.

"Ya, saya tentu ingin kembali mencetak gol. Seperti laga pertemuan sebelumnya sewaktu bermain di kandang sendiri. Saya selalu bersemangat setiap menghadapi Persib," kata Aldo seusai uji coba lapangan Stadion Siliwangi, Sabtu (14/4/2012).

Aldo punya modal komplet. Ketajaman mumpuni, akurasi heading dan sepakannya sama-sama bagus. Pengalamannya merumput di Indonesia sudah matang. Dia pernah mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak ISL musim 2009/2010 lalu.

Namun yang patut diwaspadai kubu Persib, adalah kepercayaan diri Aldo yang sedang memuncak. Maklum, dia baru saja menjadi aktor kemenangan Persiba menekuk tuan rumah Pelita Jaya 3-1 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Kamis (12/4/2012).

"Saya sudah sangat siap. Selain itu tim Persiba juga sangat baik secara individu dan kolektivitas tim. Dengan rasa percaya diri, saya yakin tim bisa tampil maksimal di hadapan ribuan pendukung Persib," lanjut penyerang asal Paraguay itu.

Meskipun begitu, Aldo tetap mewaspadai Persib. Apalagi, dia memandang kehadiran dua striker anyar, Marcio Souza dan Noh Alam Shah telah memberi warna tersendiri di tim besutan Robby Darwis itu. Jika saja mampu mengimbangi kerja keras tim tuan rumah, Aldo yakin raihan tiga angka bukanlah hal mustahil untuk diraih.

"Tidak menutup kemungkinan bila kita akan mendulang kemenangan kembali seperti laga pertama lalu. Asalkan, tim fokus pada pertandingan dan mempunyai semangat juang yang tinggi dan kerja keras,” tukas Aldo.

Nasuha Siap Raih Poin Penuh Lawan Persiba

Pemain Persib Bandung M Nasuha mengaku siap meraih hasil maksimal demi menjaga tren positif tak pernah kalah di kandang sendiri.

Dia berharap dalam pertandingan melawan Persiba Balikpapan, Minggu (15/4/2012), Maung Bandung bisa mengalahkan Persiba yang pada pertandingan terakhirnya menekuk tuan rumah Pelita Jaya Karawang, Kamis (12/4/2012).

"Saya sudah siap untuk pertandingan besok (hari ini). Para pemain lain juga siap. Mudah-mudahan kami bisa memenangkan pertandingan," ungkapnya, Sabtu (14/4/2012).

Nasuha mengakui Persiba Balikpapan merupakan tim yang kuat. Namun, dia berharap skuad Maung Bandung bisa bermain bagus untuk bisa meraih tiga poin di hadapan para bobotoh.

"Memang lawan kita berat. Tetapi tidak ada yang tak mungkin, kalau kita bisa tampil bagus," tukasnya.

Persiba Berbahaya, RD Tenang Ada Maman-Abanda

Caretaker Pelatih Persib Bandung Robby Darwis mengakui tajamnya lini depan Persiba Balikpapan. Namun, dia mengaku tak khawatir karena Maman Abdurahman dan Abanda Herman sudah bisa bermain.

"Lini depan mereka berbahaya. Di sana ada Aldo, Matsunaga, dan Kenji. Tapi kita bisa sedikit tenang, karena Maman dan Abanda sudah bisa main. Kita berharap keduanya bisa menghadang serangan Persiba. Mudah-mudahan dengan adanya dua pemain ini, lini belakang kita semakin kokoh," katanya, Sabtu (14/4/2012).

Dia menyadari bukan hal mudah untuk menaklukan Persiba, meski Maung Bandung tampil di depan publik sendiri. Menurutnya, kekuatan Aldo Barreto cs semakin bertambah setelah masuknya Esteban Guillen di sektor lini tengah.

"Persiba tim yang kuat. Memang tidak hanya mereka. Semua tim kuat, karena ini kompetisi. Persiba punya tenaga baru, Esteban. Tentu itu menambah kekuatan mereka," ungkapnya.

Robby mengatakan tak hanya Esteban yang menjadi momok berbahaya bagi Maung Bandung. Trio seperti Aldo, Matsunaga Shohei, dan Kenji Adachihara, akan sangat berbahaya jika barisan pertahanan Persib yang digawangi Maman Abdurahman dan Abanda Herman gagal mematahkan serangan.

Persib bakal menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Siliwangi, Minggu (15/4/2012). Kedua tim sedang dalam tren positif karena berhasil menang di laga terakhirnya. Persib unggul 1-0 atas Gresik United dan Persiba menang 3-1 atas tuan rumah Pelita Jaya.

Lawan Persiba, Atep Ingin Cetak Gol Lagi

Gelandang serang Persib Bandung, Atep memiliki prestasi tersendiri dalam urusan menjebol jala Persiba Balikpapan jika timnya bermain di Stadion Siliwangi.

Dalam dua musim sebelumnya, pemain bernomor punggung tujuh ini selalu sukses memperdaya penjaga gawang Beruang Madu. Pada musim 2009-2010, Atep mencetak gol kemenangan dengan skor 2-1 dan pada musim 2010-2011, dia kembali menggetarkan jala Persiba dimana saat itu Maung Bandung menang telak 5-1 di Stadion Siliwangi.

Kali ini, Atep kembali berambisi menggetarkan jala Persiba demi mengangkat peringkat tim yang saat ini masih berada di urutan 6 klasemen sementara Indonesian Super League.

"Mudah-mudahan saya bisa cetak gol lagi saat lawan Persiba besok (hari ini). Saya sangat senang bisa mencetak gol dalam pertandingan kemarin (lawan Gresik United). Ya mudah-mudahan dalam pertandingan selanjutnya, saya bisa mencetak gol lagi," ujarnya kepada wartawan di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (14/4/2012).

Mengenai tim, Atep mengaku jika saat ini Maung Bandung dalam performa terbaik. Menurutnya, kemenangan atas Gresik United membuat timnya semakin berhasrat memenangkan pertandingan kali ini.

Persiba Andalkan Eks Pemain Persib Bandung

Pelatih Persiba Balikpapan Peter Butler mengaku mantan pemain Persib, Matsunaga Shohei menjadi motor serangan mereka.

Pemain asal Jepang tersebut, kerap menjadi pemicu lahirnya gol-gol bagi Beruang Madu. Hal ini pula yang diharapkan bisa terjadi pada laga melawan Persib Bandung, Minggu (15/4/2012) hari ini.

"Bisa jadi Matsunaga jadi kunci dari tim kita. Dia tipe pekerja keras. Jadi saya selalu percaya kepadanya. Saya yakin dia akan terus bersinar sampai tahun depan. Robbie Gaspar pasti tahu, bagaimana saya meracik pemain karena dia pernah bersama saya," katanya, Sabtu (14/4/2012).

Persiba Balikpapan sendiri menargetkan poin penuh saat tandang ke Bandung. Beruang Madu sedang dalam kepercayaan tinggi setelah membekap tuan rumah Pelita Jaya Karawang 3-1 pada Kamis (12/4/2012) lalu.

Pelatih Persiba: Duet Along-Souza Bakal Berbahaya

Pelatih Persiba Balikpapan Peter Butler menilai duet striker anyar Persib Bandung Noh Alam Shah dan Marcio Souza bakal membahayakan barisan pertahanan anak asuhnya.

"Marcio dan Along punya banyak pengalaman. Ini berbahaya buat kita. Kualitas mereka sudah tidak diragukan lagi," katanya kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Sabtu (14/4/2012).

Meski demikian, dia mengaku tidak akan menginstruksikan para pemain Persiba untuk memberikan pengawalan khusus kepada kedua pemain tersebut.

Baginya, semua pemain Persib Bandung wajib diwaspadai pada laga yang bakal digelar di Stadion Siliwangi, Minggu (15/4/2012).

"Kita kasih hormat sama mereka. Terlebih Along, dia pemain timnas Singapura. Tapi kita tidak akan memberikan pengawalan khusus kepada mereka. Kita akan waspadai semua pemain Persib," tandasnya.

Datang Untung Menyerang dan Menang

Pelatih Persiba Balikpapan, Peter Butler mengharapkan timnya bisa mengulangi permainan cantiknya saat menjamu Persib Bandung di Balikpapan belum lama ini. Kala itu, Persiba mengalahkan tim Pangeran Biru dengan skor 3-1 di putaran pertama ajang kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011/2012.

"Kami sudah tunjukkan cara kami bermain sepak bola," ujar Butler saat ditemui wartawan usai memipin pasukannya menjajal lapangan di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung, Sabtu (14/4) siang.

Karena itu, Butler menargetkan Aldo Baretto cs harus membawa pulang poin penuh kala menantang Persib sebagai ajang lanjutan kompetisi LSI di Stadion Siliwangi, Minggu (15/4). 

"Kami kesini bukan untuk bermain bertahan tapi menyerang sehingga mendapatkan poin penuh," ujar pelatih asal Inggris itu.

Robby Darwis Mengaku Bingung


Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis mengaku bingung menentukan sikap menanggapi panggilan PSSI Djohar Arifin terhadap tiga pemain Persib. Hal itu dikatakannya di Bandung, Sabtu.
“Kalau misalnya mereka jadi dipanggil ya cukup berat karena mereka masih dibutuhkan di dalam tim. Namun, itu semua urusannya sama manajemen. kalau manajemen mengijinkan gabung ke Timnas apa boleh buat,” katanya di Mess Persib.
Robby menuturkan sebagai mantan pemain timnas, ia paham dan bisa merasakan kalau ditempatkan sebagai pemain yang menerima panggilan ke timnas. “Namun sebagai pelatih saya pusing menghadapi pemanggilan pemain.”
“Bagaimanapun, untuk bangsa kita persilahkan, Cuma untuk tim nantinya juga harus mencari solusi seperti apa untuk mengantisipasi kekurangan pemain. Mudah-mudahan ada alternatif lain kalau manajemen mengizinkan pemain gabung ke timnas," tutur Robby.
Bek Kiri Persib, M. Nasuha menuturkan untuk masalah ini dia menyerahkan semuanya kepada klub. “Semuanya tergantung manajemen, kalau keinginan pemain semua tentunya ingin masuk Timnas, tetapi itu kembali lagi tergantung klub,”katanya.
Disinggung mengenai kondisi Timnas saat ini, pemilik nomor punggung dua ini mengaku bingung dengan kondisi sepak bola saat ini, karena belum terselesikannya masalah dualisme kompetisi yang terjadi hingga saat ini.
Untuk tim proyeksi SEA Games Myanmar 2013, ada 17 pemain ISL dan 20 pemain IPL yang dipanggil masuk pelatnas mulai awal bulan depan. Lalu, untuk Turnamen Al-Nakbah di Palestina dan laga persahabatan melawan Inter Milan, ada 9 pemain Indonesia yang sedang bermain di luar negeri yang akan dipanggil, plus 12 pemain ISL, dan 24 pemain IPL.

Persiba Akui Persib Lawan Berat


Pelatih Persiba, Peter Butler mengatakan Persib merupakan lawan berat karena tim Kota Bandung ini dihuni oleh banyak pemain yang berkualitas. “Kami tidak akan menganggap remeh Persib saat laga nanti,” katanya di Bandung, Sabtu.
Dia menambahkan pertandingan kali ini akan memberikan pengaruh yang signifikan bagi “Maung Bandung”, karena Persib tampil di hadapan bobotoh. “Dengan banyaknya bobotoh di pertandingan nanti, tentu itu akan membantu performa para pemain Persib. Semangat mereka akan terpacu, dan pertandingan akan berjalan berat,” tutur Peter.
Namun, meski tampil di kandang lawan Persiba datang ke Kota Bandung dengan percaya diri, dan Persiba berusaha meladeni permainan yang ditampilkan Persib dalam laga nanti.
Bahkan pada pertandingan nanti, Peter mengaku telah menyiapkan pemain kunci untuk melawan Persib. “Siapa pemainnya, ya, lihat saja ketika pertandingan nanti,” katanya.
Disinggung mengenai absennya Miljan Radovic, Peter menuturkan meski tanpa Radovic, Persib merupakan tim yang tetap harus diwaspadai, sehingga pemainnya akan tetap mewaspadai setiap gerakan dari pemain lawan.
“Saya tahu Radovic. Dia orang baik, walaupun memang tindakannya waktu melawan Gresik United kemarin nyeleneh. Tindakan skorsing terhadapnya memang benar. Tapi, walaupun begitu, dia adalah match winner Persib,” kata Peter.
Pada pertandingan nanti, Peter mengaku tidak mempersiapkan strategi khusus, meski Persib akan menurunkan duet pemain anyarnya yaitu Marcio Souza dan Noh Alam Shah.
“Marcio adalah pemain berkualitas. Along juga terbukti sebagai pencetak gol yang baik. Mereka bagus untuk kerja sama, dan saya pikir, penampilan Persib akan lebih meningkat dengan kehadiran mereka. Namun, kita tetap akan konsentrasi terhadap pertandingan. Kami akan main dengan menyerang. Dengan berani,” katanya.

Persib Waspadai Serangan Cepat


Pertandingan Persib Bandung kontra Persiba Balikpapan, di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (14/4), akan menjadi laga bergengsi.Bermain di kandang tentunya menjadi motivasi lebih, bagi Maung Bandung untuk bisa membalas dendam atas kekalahan 1-2 di Stadion Persiba saat menutup putaran pertama lalu.
Tampil di hadapan bobotoh, tentunya akan menjadikan motivasi lebih bagi para pemain Persib untuk kembali meraih kemenangan. Namun, satu hal yang patut diwaspadai adalah serangan cepat yang kerap dilakukan oleh tim asuhan Peter Butler ini, yang kerap menyulitkan lawan untuk menghadangnya.
Racikan strategi dan kerangka pemain saat menjamu tim berjuluk “Beruang Madu” ini telah dikantongi Pelatih Persib, Robby Darwis. Bahkan pada pertandingan nanti, Robby telah menyiapkan senjata rahasia guna mengantisipasi serangan yang dilakukan lawan.
“Secara permainan Persiba akan sama seperti saat melawan Persib di Balikpapan, mereka masih akan mengandalkan Aldo Baretto, Kenji Adachihara, dan Shohei Matsunaga,” tutur Robby saat ditemui di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Sabtu (14/4).
Meski demikian Robby mengaku tidak khawatir, karena timnya memiliki pemain yang bisa diandalkan untuk menghadang pergerakan ketiga pemain tersebut. Namun, dia telah menginstruksikan kepada pemainnya agar selalu mewaspadai bola-bola cepat lawan.
“Tentunya tambahan amunisi baru (Esteban Guillen), Persiba akan mendapat kekuatan lebih. Mudah-mudahan pada pertandingan nanti duet Along dan Marcio bisa lebih padu, begitu juga di belakang ada Maman dan Abanda, sehingga bisa lebih tenang,” tutur Robby.
Mengenai penampilan pemain saat menang tipis 1-0 atas Gresik United, Robby menuturkan pemain harus lebih sabar jangan sampai terpancing emosi. Hal tersebut berkaca pada pertandingan sebelumnya, dimana banyak peluang yang terbuang percuma akibat penyelesaian akhir yang kurang sabar.
“Kalau skill bagus tapi terpacing emosi maka hasilnya juga tidak akan bagus, dan pengalaman kemarin bisa jadi pelajaran berharga buat pertandingan ke depan,” kata Robby.
Di tempat berbeda, Manajer Persib, Umuh Muchtar berharap pada pertandingan melawan Persiba Balikpapan, timnya bisa kembali meraih poin penuh, untuk memperbaiki peringkat pada klasemen..
“Ini cobaan buat Persib, karena ada pemain yang bisa kembali main, dan ada juga yang tidak bisa main. Saya sudah tekankan kepada anak-anak agar lebih berhati-hati bagi pemain yang memiliki kartu kuning. Yang belum juga jangan sampai mendapat kartu kuning, apalagi kartu merah, karena itu akan merugikan tim,” tutur Umuh usai latihan Persib, di Stadion Siliwangi.
Dia menambahkan kejadian saat menjamu Gresik United, jangan sampai terulang kembali. Pemain harus bisa konsentrasi dan jangan sampai lengah, karena itu salah satu kunci kemenangan. “Pemain harus tetap konsentrasi, jangan sampai dipermalukan di kandang. Hasil draw saja, kita sudah dianggap kalah,” katanya.

Umuh: Jangan Sampai Dipermalukan di Kandang Sendiri


Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menekankan kepada timnya untuk tidak lengah sepanjang pertandingan melawan Persiba Balikpapan, Minggu (15/5) malam di Stadion Siliwangi. Umuh menegaskan agar pasukan Maung Bandung ini jangan sampai dipermalukan di kandang sendiri.
Persib pernah menderita kekalahan di hadapan publik sepak bola Bandung. Pada kompetisi 2 musim lalu, Persib kalah dari Persiba Balikapan, 1-2. Umuh berharap kejadian itu tidak terulang kembali.
“Mudah-mudahan tidak terulang. Kita optimis saja. Saya juga sudah instruksikan, dengan kesemangatan mereka, konsentrasi, jangan sampai ada lengah. Jangan sampai dipermalukan di kandang sendiri,” tegas Umuh yang ditemui usai latihan di Stadion Siliwangi, pagi tadi.
Berdasarkan pertandingan melawan Gresik United, Umuh pun menghimbau kepada para pemain untuk berhati-hati agar tidak diganjar kartu kuning ataupun kartu merah. Absennya pemain karena akumulasi kartu menjadi kerugian bagi tim.
“Jadi saya sudah tekankan kepada anak-anak, yang punya kartu kuning hati-hati bermain. Dan yang belum punya kartu kuning, tolong harus lebih hati-hati juga. Jangan sampai kena kartu kuning, apalagi kartu merah. Karena itu rugi untuk tim dan rugi untuk semua,” pungkas Umuh.

Nasuha Masih Ingin Perkuat Tim Garuda


Salah satu pemain Persib Bandung yang dipanggil untuk seleksi tim nasional Indonesia senior ke turnamen di Palestina adalah Muhammad Nasuha. Nasuha bersama M Ilham dan Zulkifli Syukur dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas yang akan diselenggarakan apda tanggal 16  April 2012 di Jogjakarta.
Dualisme kompetisi yang terjadi di Indonesia membuat para pemain kebingungan termasuk Nasuha. Pemain bernomor punggung 2 ini mengaku bingung dengan kondisi sepakbola di Indonesia ini. Namun secara pribadi, Nasuha masih ingin membela tim Garuda.
“Saya serahkan semua keputusan kepada klub. Secara pribadi, semua pemain pasti ingin masuk timnas. Melihat kondisi sekarang, gimana ya? saya bingung euy,” ujar Nasuha di mes Persib, Sabtu (14/4).
Untuk pertandingan Persib Bandung vs Persiba Balikpapan hari Minggu (15/4) besok, Nasuha mengaku siap. Dalam pertandingan terakhir melawan Gresik United, Nasuha kembali dipercaya bermain selama 90 menit setelah sempat didera cedera beberapa waktu lalu. Sampai pertandingan terakhir, Nasuha hanya bermain selama 434 menit dan terdaftar di lineup sebanyak 5 kali dari 18 pertandingan Persib Bandung musim ini.
Mengenai kondisi yang sudah membaik, Nasuha mengaku siap bermain besok. “Melawan Persiba Balikpapan, Saya siap atuh,” pendek Nasuha.

Inilah Perkiraan Susunan Pemain Persib vs Persiba

Persib Bandung bakal berlaga melawan Persiba Balikpapan, Minggu (15/4/2012) di Stadion Siliwangi Kota Bandung.

Berikut ini adalah perkiraan susunan pemain kedua kesebelasan:

Persib Bandung:
Formasi: 4-4-2
Pelatih: Robby Darwis
Pemain: Cecep Supriyatna (GK), Jajang Sukmara, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Muhammad Nasuha (B), Tony Sucipto, Robbie Gaspar, Muhammad Ilham, Atep (T), Marcio Souza, Noh Alam Shah (D)

Persiba Balikpapan:
Formasi: 4-4-2
Pelatih: Peter Butler
Pemain: I Made Wirawan (GK), Iqbal Samad, Rachmat Latief, Tomislav Labudovic, Hary Prayogi (B), Matsunaga Shohei, Asri Akbar, Sutikno, Stevanus (T), Kenji Adachihara, Aldo Barreto (D)

Pelatih Persiba Waspadai Gaspar


JELANG laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League 2011/2012 antara Persib Bandung kontra Persiba Balikpapan, Minggu (15/4), Pelatih Persiba, Peter Butler mengatakan dirinya mewaspadai mantan anak asuhnya yang kini membela Persib, Robbie Gaspar.
Selain mengetahui kapasitas permainan Gaspar, Butler mengatakan bahwa gelandang asal Australia yang pernah menjadi anak asuhnya di Persiba pada tahun 2006-2008 tersebut bisa dipastikan mengetahui gaya kepelatihan, taktik dan strategi yang biasa diterapkan dirinya.
“Robbie Gaspar pasti dia tahu bagaimana cara kerja. Dia kerja untuk saya lama sekali,” ungkap Butler kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Sabtu siang (14/4).
Selain Gaspar, pelatih asal Inggris tersebut juga mewaspadai ketajaman dua muka baru penghuni lini depan Persib, Noh Alam Shah dan Marcio Sauza. Selain memiliki ketajaman, kata Butler, dua striker anyar Persib tersebut memiliki tipikal pekerja keras dan mengandalkan permainan kolektif.
“Saya tahu dia orang baik, bagus untuk kerjasama dan punya kualitas. Dia (Noh Alam Shah) juga pemain Timnas Singapura, jadi kita harus hormat dia dan waspada,” tandasnya. 

Head to Head Persib Bandung vs Persiba Balikpapan


MENGHADAPI Persiba Balikpapan di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (15/4)  merupakan ajang pembuktian determinasi  Persib Bandung. Pasalnya pada putaran pertama lalu saat kedua tim bertemu di Balikpapan, Persib harus terpaksa mengalah 1-2 dari Persiba. Dan di laga besok, Robby Darwis yang di tunjuk sebagai Pelatih sementara Persib, akan menjadi ujian bagi Robby di laga keduanya sebagai Pelatih kepala Persib.
Maung Bandung bisa di katakan lebih diuntungkan karena bermain di hadapan publiknya sendiri. Namun, kekuatan Persiba tidak bisa dianggap remeh. Klub berjuluk Beruang Madu tersebut sebelumnya mampu mempermalukan tuan rumah Pelita Jaya Karawang dengan skor telak 3-1.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Persib tercatat sudah tujuh kali bertemu Persiba sejak musim kompetisi 2008/2009 dan satu kali di Inter Island Cup. Catatan pertemuan Persib dengan Persiba saat bermain di Bandung, Persib mampu meraih tiga kali kemenangan dan satu kali menuai kekalahan.

Laga besok benar-benar akan menjadi satu pembuktian bagi kedua tim yang di laga sebelumnya mampu meraih kemenangan. 

Head to Head
24-03-2012    ISL     Persiba vs Persib     2-1
28-05-2011    ISL     Persiba vs Persib     2-0
16-10-2010    ISL     Persib vs Persiba     5-1
30-08-2010    IIC      Persib vs Persiba     3-2
26-05-2010    ISL     Persib vs Persiba     1-2
11-10-2009    ISL     Persiba vs Persib     2-0
18-02-2009    ISL     Persib vs Persiba     2-1
09-10-2008    ISL     Persiba vs Persib     0-0

Atep Bertekad Kandaskan Persiba Balikpapan


SATU gol Atep yang menjadi penentu kemenangan Persib atas Persegres Gresik United, Rabu (11/4) lalu menjadi motivasi tersendiri bagi gelandang sayap kelahiran Cianjur tersebut untuk kembali memberikan yang terbaik saat Persib menjamu Persiba Balikpapan, Minggu (15/4).
Atep menuturkan, dirinya berkeinginan besar untuk membawa Persib memenangkan laga tersebut. Sedangkan soal mencetak gol kata Atep, menjadi urusan yang kedua. Yang terpenting baginya adalah membawa Persib memenangkan laga tersebut.
"Mudah-mudahan saya bisa cetak gol lagi dan bisa beri kemenangan untuk Persib. Tapi yang penting Persib bisa menang, urusan cetak gol lagi tergantung di lapangan," ujar Atep kepada wartawan di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Sabtu siang (14/4).

Pemain bernomor punggung 7 tersebut pun mengakui bahwa timnya masih memiliki banyak kekurangan yang harus diperbaiki pada putaran kedua ini. Ini pula yang membuat Atep semakin termotivasi untuk kembali menampilkan permainan baik bersama para pemain lain dan bisa membawa Persib meraih kemenangan untuk membalas kekalahan 1-2 dari Persiba di putaran pertama lalu.

"Kita masih banyak kekurangan dari cara bermain. Ya, mudah-mudahandi putaran kedua ini kita akan semakin baik dan terus termotivasi membawa Persib ke arah yang baik," ucapnya.

"Terutama untuk laga besok, mau tidak mau kita harus bisa menang untuk membalas kekalahan kita di putaran pertama," pungkasnya.

Persiba Balikpapan Targetkan Poin Penuh


MENGHADAPI Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Minggu (15/4), Persiba Balikpapan bertekad menyapu bersih 3 poin pada laga tersebut.
Pelatih Persiba Balikpapan, Peter Butler mengatakan Ia dan anak asuhnya datang ke Bandung dengan rasa percaya diri yang tinggi dan semangat untuk memenangkan pertandingan.
“Tim seperti Persib atau Pelita Jaya, kita datang kesini dengan percaya diri, yakin. Kita main berani, kita coba menang,” tegas Butler kepada wartawan usai memimpin latihan Persiba di Stadion Siliwangi, Sabtu siang (14/4).
Butler mengatakan, dirinya mengetahui jika Persib memiliki keunggulan dibanding anak asuhnya pada pertandingan nanti. Bermain di kandang sendiri, Persib tentu akan mendapat dukungan penuh dari ribuan pendukungnya.
Selain itu Butler juga menyadari Persib juga memiliki sederet pemain berkualitas. Apalagi kini kekuatan anak asuh Robby Darwis tersebut semakin bertambah pasca bergabungnya Noh Alam Shah dan Marcio Sauza.
Hal ini, kata Butler, akan membuat Persiba lebih sulit untuk meraih kemenangan seperti saat tim berjuluk Beruang Madu tersebut mengandaskan Persib dengan skor 2-1 di Balikpapan pada putaran pertama lalu.
“Kita tahu stadion ini pasti akan penuh, membantu tim Persib. Game yang susah. Mereka punya banyak pemain bagus,” ujar Butler.
“Saya tahu Marcio. Saya tahu dia bagus, banyak pengalaman. Noh Alam dia pemain yang dulu main cetak gol terus. Saya tahu dia orang baik, bagus untuk kerjasama dan punya kualitas. Dia pemain Timnas Singapura, jadi kita harus hormat dia dan waspada,” lanjutnya.
Meski begitu, Butler mengaku tetap optimis bisa menyapu bersih poin meski dihadapkan dengan sederet rintangan. Rasa percaya diri penuh yang dimiki anak asuhnya dan konsistensi Aldo Bareto cs dalam menjaga konsentrasi di sepanjang permainan mampu membawa Persiba mengalahkan Persib di kandangnya sendiri.
“Tidak apa-apa kalau mereka bermain 4-4-2 atau 4-3-3. Kita tahu mereka punya pemain yang berkualitas, dan kita pasti under estimate. Pemain kita siap dan main dengan percaya diri,” ujarnya.
“Kita konsentrasi bermain. Tapi saya tak ada rencana spesial untuk Persib. Saya pikir lebih bagus kita main percaya diri, mencoba main berani. Kita sudah tunjukan kepada mereka bagaimana kita bermain, di Balikpapan lalu,” tandasnya.