Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengatakan tidak ada alasan bagi klub menahan pemainnya untuk memperkuat timnas yang merupakan idaman semua pemain sepak bola Indonesia.
"Saya yakin seluruh pemain ingin menjadi pemain timnas. Karena itulah kami memanggil mereka. Sebenarnya klub harus memberikan, karena klub anggota PSSI," kata Djohar saat dihubungi wartawan di Jakarta.
PSSI berencana memanggil pemain yang turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang sebelumnya dinilai ilegal. Pemanggilan ini dilakukan setelah ISL diakui oleh PSSI, dan ditetapkan pada Kongres Tahunan di Palangkaraya, 18 Maret lalu.
Pemain yang pada masa PSSI di bawah pimpinan Nurdin Halid selalu menjadi tim inti, rencananya akan digabung dengan pemain yang selama ini turun di kompetisi resmi PSSI, yaitu Indonesia Premier League (IPL) maupun kompetisi di bawahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI versi KPSI La Nyalla Mattalitti mengaku tidak akan mengintervensi pemain ISL dalam menyikapi tawaran dari PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin untuk masuk timnas.
"Silakan saja jika menerima tawaran itu. Tapi mereka semua tahu hukum. Saat ini mereka masih terikat kontrak dan digaji oleh klub," katanya setelah bertemu dengan Menpora Andi Mallarangeng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar